Bocah Kecil Yang Malang


pengamen_s

ilustrasi

Sore itu saya dan temen saya sebut saja namanya petruk pergi ke daerah dewi sartika bandung untuk sekedar jalan jalan dan membeli beberapa pakaian.Setelah 3 jam keliling keliling outlet akhirnya kami berencana untuk beristirahat mencari makanan di pinggir jalan.

Setelah memesan beberapa makanan kamipun duduk di bangku yang telah disediakan oleh pedagang dan beberapa saat kemudian datang seorang bocah kecil yang bernyanyi dengan diiringi kecrek atau alat musik sederhana yang dibuat apa adanya dari tutup botol dan sebatang kayu.

Bocah kecil itu menyanyikan beberapa bait lagu dan setelah selesai diapun meminta keiklasan kita untuk memberikan sejumlah uang.disana aku termenung menatapi wajah bocah cilik itu dan membayangkan nasibnya yang setiap hari mencari keridoan orang orang agar bisa makan.

Lalu dia menyodorkan tanganya kepada saya dan berkata “a nyungkeun artos aa kanggo mam” yang artinya dia minta uang buat makan.saya masih melamun dan kaget pas temen saya bilang “Rukz Eta maneh rek mere moal karunya “ Ruk kamu mau ngasih ga kasihan dan sayapun memberikan sejumlah uang kepada dia dan diapun langsung pergi.

Pas dia mau pergi serentak aku panggil dia “jang jang kadieu heula sakedap geura “ dek kesini dulu sebentar,diapun langsung menghampiri saya “ayanaon aa?? Dia bertanya ada apa aa? Ari ujang tos mam teu acan ?? ade sudah makan belum sautku ,”teu acan aa “belum aa sautnya kembali “sok kadieu heula calik urang mam sareng”kesini dulu kita makan bersama ajakanku.

“nuhun pisan aa”terimakasih aa katanya,lalu saya pesenin makanan diapun duduk disamping saya dan setelah makananya datang lalu dia maka, dengan lahapnya dia makan.

selesai dia makan saya bertanya kepada bocah kecil itu”jang ari ujang namina saha?nama kamu siapa tanyaku,lalu dia menjawab Deni a,ohhhh sautku kembali ari deni bumina dimana??lalu saya menanyakan tempat tinggalnya, dia dengan polos menjawab “dijalan aa abimah tegaduh bumi”rumah saya di jalan saya ga punya rumah sautnya .disana saya serentak sedih mendengar kalo deni itu tidak punya rumah dan dia sehari hari tinggal di jalanan.lalu saya bertanya kembali kepada dia terus deni sadidinteun sareng saha??bapa mamah kamana??terus deni sehari hari sama sapa??ibu bapa kamana??dengan sedih dia menatap saya “ibu bapa tos maot”Ibu dan bapak sudah meninggal sautnya kembali.serentak saya memeluk dia dan temen saya terdiam melihat reaksi saya.

Saya gak bisa membendung air mata sedih sekali melihat anak kecil berumur sekitar 9 tahun hidup sendiri mencari uang sendiri untuk makan.dalam hati saya berdoa “ya allah kasian sekali anak ini mudah mudahan engkau sel alu melindunginya “

Setelah itu dani berkata kepada saya “a abi bade ngamen deui nya nuhun pisan tos masihan mam ka abi”aa saya mau ngamen lagi ya terimakasih banyak sudah ngasih makan saya,”keheula atuh didieu heula “udah disini dulu sahut ku,”moal aa ah bade ngamen wae”ngga aa saya mau ngamen saja kata dia.

Disana saya bingung harus berbuat apa.lalu temen saya bilang “geus we rukzz karunya bae we cina indit da kahayangna kitu”biarin saja rukzz dia pergi maunya kaya gitu.”nya atos atuh Dan hati hati nya “ ya sudah dan Ati ati ya seruku kepada dani,”nya aa nuhun”iya aa terimakasih saut dani.

Lalu diapun pergi meninggalkan saya dan teman saya,sungguh sedih sekali melihat dani hidup sendirian di tengah kota tanpa siapa2

Kejadian ini gak akan pernah saya lupakan sampai kapanpun,dan setiap saya mampir ke jalan dewi sartika saya selalu mencari dia namun sekarang saya sudah tidak menemukan dia lagi,mudah mudahan dia diberikan kesehatan oleh allah swt.

Tentang rukzolanganz

Saya adalah seorang anak manusia yang lahir sebagai masyarakat biasa,kehidupan saya sama halnya dengan kehidupan temen temen semua,mencari jati diri dan menjemput impian merupakan cita citaku saat ini.dan saya tidak akan pernah menyerah untuk meraih kesuksesan
Pos ini dipublikasikan di Sosial dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s